Saya bertanya pada diri sendiri
Kamu gowes itu dapat apa ?

Emmm....

  • Dapat capek bin lelah sudah pasti, coba bayangkan naik motor/mobil saja capek apalagi harus mancal full pakai tenaga.
    Wong bahkan sudah capek nan lelah, masih aja di kapokne istri. Hahah.
  • Dapat Pemasukan Uang, sudah pasti tidak & sudah pasti malah mengeluarkan uang, entah itu beli air, makan ataupun kadang tiket masuk di tempat-tempat tertentu.
  • Dapat cemoohan mungkin, kalau ini secara terang-terangan sih tidak, toh ini bukan kegiatan/pekerjaan yang hina & menjijikan. Tapi kalau di batin dalam hati seperti "jaman saiki ngonthel, nek gak mlarat yo wong ra duwe duwet iki mesti". Kalau ini mungkin iya.. hahaha toh ya ra weruh isi hati seseorang.
  • Dapat Pengalaman, bisa iya bisa tidak. Pengalaman mancal itu gimana sih, ya tinggal mancal sepeda sampai tujuan, wes itu thok. Tapi kalau pengalaman mendapatkan suasana jalanan, ini baru perlu diperhatikan. Karena dijalanan, apapun bisa terjadi, apapun bisa terasa unik kadang aneh, yang tidak ada kadang malah ada ketemu kalau pas dijalan. Yang tidak kenal & bukan saudara kadang malah lebih baik & peduli.
  • Pengalaman spiritual, bisa iya bisa tidak. Lha wong mainnya kebanyakan di kebon bukan di masjid atau pondok ataupun tempat ibadah lainnya. Tapi kalau mainnya ditempat bersejarah ya beda lagi yo...
Lha inthuk opo, lha emboh tho yo. Angel digambarne, cukup di rasakne ae. Mungkin iso diistilahne "Tadabur Alam" ae penake ngomong.

*Tadabur Alam adalah melihat indahnya ciptaan Allah swt berupa alam secara langsung & merenunginya, sehingga kita dapat melihat kebesaran Allah swt yang maha Agung. Yang pada akhirnya akan membuat kita tambah mengimani-Nya & merasa kita tidak ada apa-apanya.

Karena hal itulah, saya lebih sering bersepedaan sendiri. Syarat ikut bersepedaan saya itu cuma santai, menikmati, tidak perlu sepeda bagus, merk mahal, gagah-gagahan, kuat-kuatan. Dan yang penting nggowo bontrot ambi ngombe dewe. Soale jalure jarang menggok warung. hahahahha..