13 April 2019 - Mancal ning Glenmore

13 April 2019
Mancal ning Glenmore

Ini perjalanan yang menyenangkan dan tidak sendirian. Perjalanan kali ini ditemani oleh 2 teman pesepeda (Yoyok & Yanto). Mereka semua sangat bersemangat terutama si Yanto. Ini adalah pengalaman yang melelahkan baginya.

Ia seorang yang jarang bersepeda, bahkan hampir tidak bersepeda. Kali ini mendapatkan kesempatan bersepeda mtb bersama saya dan Yoyok. Kalau Yoyok tidak perlu dikhawatirkan, ia seorang pesepeda yang rutin. Ia tergabung dalam komunitas FBC Srono (Fun Bike Community Srono).

Kali ini mereka berdua harus mengikuti tipe pesepeda petouring seperti saya. *Walau touring antar desa saja. He.....
Yup, tipe petouring adalah pesepeda yang berangkat sampai pulang kembali tetap mengayuh pedal. Tidak seperti para pesepeda MTB yang sedang mengikuti sebuah acara. Dimana harus "loading" atau diangkut terlebih dahulu menuju lokasi start dan dijemput dilokasi finish.

Oke... Yanto dan saya berangkat bersama dari rumah saya dan Yoyok berangkat dari rumahnya Srono dan bertemu dititik kota Genteng.
Setelah bertemu, mereka berdua mengawalinya dengan sarapan nasi pecel yang berada di seputaran kota Genteng. Saya sendiri tidak ikut sarapan bersama mereka, karena sudah sarapan terlebih dahulu ketika habis subuh.

RTH Glenmore - Air Terjun Legomoro

Setelah sarapan kami mulai bergerak bersama menuju arah kota Glenmore dengan tujuan RTH Glenmore. Kami berhenti sebentar dan sedikit mengambil foto bersama.

Oke, setelah itu kita lanjut menuju Air Terjun Legomoro. Tapi sebelum sampai di air terjun Legomoro, kami memutuskan untuk mampir di area PT. Glenmore dan seperti biasa kami mengambil sedikit foto sembari mengatur nafas.
Glenmore

Disini terdapat perkebunan kakao dan karet yang cukup luas. Terdapat beberapa pemukiman penduduk dengan suasana yang asri nan indah khas perkebunan.

Dikarenakan saya yang lebih tahu area dan arah jalan, maka secara tidak langsung mereka mengakui bahwa saya sebagai "Leader". Haha....
Sebagai leader yang baik dan cukup menguasai data, maka sesekali saya bohongi mereka tentang jarak yang harus ditempuh. Sekalipun lokasi tujuan masih jauh, tetap saya bilang "dekat, tinggal sedikit lagi semangat" Haha...
Glenmore

Perjalanan ini cukup melelahkan, selain menempuh jarak yang cukup panjang juga dipengaruhi oleh cuaca yang cukup panas. Sesekali kami bercanda dan saling mengejek satu sama lain untuk tujuan mengurangi rasa lelah.

Banyak semangat yang luar biasa dari mereka berdua untuk tetap mengayuh pedal sampai tujuan.

Perjalanan Selanjutnya : Glenmore ning Air Terjun Legomoro

Postingan populer dari blog ini

Menggunakan BPJS Untuk Rawat Inap Di Rumah Sakit

28 April 2019 - Mancal Ning Rowo Bayu

28 April 2019 - Rowo Bayu ning Green Gumuk Candi